Sebagai analogi, seperti halnya virus komputer yang hanya bisa menyebar melalui jaringan apabila menginfeksi komputer,  virus penyebab COVID-19 dapat menyebar apabila menginfeksi tubuh inangnya, termasuk tubuh manusia. 

Virus merupakan partikel yang tidak bisa memperbanyak dirinya secara independen, karena kehilangan komponen terpenting yang harus ada untuk perbanyakan tersebut. Komponen terpenting itu ada di dalam sel, termasuk sel tubuh manusia.  Saat virus menginfeksi dan kemudian menyebabkan penyakit, ada 3 faktor yang mempengaruhi yaitu agen penyebab penyakit, inang yang diinfeksi (host) seperti hewan atau manusia, dan faktor lingkungan. 

Pada dasarnya, agen penyebab penyakit ada dimana-mana. Tubuh tidak senantiasa sakit, karena ada sistem imun pada inang  yang dapat mengatasi. Apabila sistem imun dapat mememerangi agen penyebab penyakit, maka tubuh akan menjadi sehat, sebaliknya apabila sistem imun tidak dapat memeranginya, maka tubuh akan menjadi sakit. Hal ini menjelaskan bagaimana umur dan komorbid (penyakit penyerta) dapat mempengaruhi imunitas seseorang. 

Lingkungan, juga merupakan salah satu faktor penentu, sehingga kebersihan lingkungan menjadi salah satu hal harus selalu dijaga. Selama masa pandemi COVID-19 ini, kolaborasi menjadi hal penting dalam pencegahan penyebaran virus. Kontribusi telah dalam berbagai level, mulai dari global, nasional sampai lokal. Dalam hal ini, kontribusi yang telah dilakukan ITB adalah mengeluarkan berbagai produk-produk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk membantu penanganan COVID-19.

Kontributor:  Dr.Ernawati Arifin Giri-Rachman,  Dr.Sonny Yuliar
Grafis: Dr. Intan Mutiaz

Virus dan Kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *