Di masa pandemi, rumah sakit menjadi tempat terakhir yang ingin kamu kunjungi. Namun, saat mengalami masalah kesehatan yang mendesak, seseorang tetap harus ke rumah sakit. Begitu juga dengan pasien berpenyakit tidak menular yang membutuhkan kontrol secara berkala ke rumah sakit. 

Dikutip dari The Conversation, di Amerika dan Inggris terjadi penurunan signifikan kunjungan gawat darurat untuk penyakit jantung. Pasalnya, masyarakat takut akan tertular COVID-19 di rumah sakit. 

Di Jakarta sendiri, rumah sakit menjadi klaster penyumbang kasus COVID-19 terbesar, disusul oleh komunitas dan perkantoran. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito pada 22 September 2020 lalu.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penularan virus korona di rumah sakit ialah dengan memisahkan rumah sakit rujukan khusus COVID-19 dan rumah sakit non-COVID-19. Namun, ada juga beberapa rumah sakit di Indonesia yang masih menggabungkan layanan umum dan layanan khusus untuk menangani pasien terinfeksi virus korona karena terbatasnya fasilitas kesehatan di suatu wilayah. Untuk kasus tersebut, dibentuklah klaster atau area khusus penanganan pasien COVID-19 untuk mencegah kontak dengan pasien non-COVID-19.

Berbagai protokol kesehatan baru juga diterapkan di rumah sakit, seperti meniadakan waktu kunjungan, membatasi penunggu pasien, dan melarang anak-anak serta lansia mengantar pasien rawat jalan.

Ketika memiliki permasalahan kesehatan genting dan harus ke rumah sakit di kala pandemi, apa yang dapat kita lakukan?

  • Gunakan masker medis dan jangan lupa untuk membawa cadangan masker. Usahakan untuk tidak makan atau minum di area rumah sakit, ya
  • Jaga jarak minimal 2 meter dari orang lain. Saat menunggu antrean, duduklah di tempat yang sudah disediakan dan diatur oleh rumah sakit
  • Hindari melakukan kontak fisik, seperti bersalaman
  • Bawa hand sanitizer dengan kadar alkohol minimal 60% di dalam tas dan cucilah tanganmu sesering mungkin. Gunakan sabun dan air mengalir apabila tersedia di dekatmu
  • Ingat, jangan menyentuh wajahmu. Kalau kamu merasa sulit untuk tidak menyentuh hidung dan mulut, menggaruk pipi, atau menggosok mata, sebaiknya kamu mengenakan face shield
  • Bawalah spray desinfektan untuk membersihkan permukaan yang harus kamu sentuh
  • ●      Sesampainya di rumah, desinfeksi semua benda yang kamu gunakan selama di rumah sakit, seperti face shield, ponsel, dompet, dan sepatu. Segera mandi dan keramas sebelum berkontak kembali dengan anggota rumahmu

Dikutip dari WHO, kemungkinan virus korona menyebar lewat sepatu sebenarnya sangat rendah. Namun, apabila di rumahmu ada bayi atau balita yang sering merangkak dan bermain di lantai, sebaiknya kamu meninggalkan sepatu di luar rumah dan menggunakan desinfektan. 

Pertimbangkan untuk memanfaatkan layanan monitoring dan konsultasi dokter secara online

Di zaman serba digital ini, berbagai hal dapat kita lakukan lewat layar komputer atau ponsel hanya dengan menggunakan koneksi internet, termasuk layanan kesehatan. Kalau kamu masih ragu untuk ke rumah sakit, tapi memiliki keluhan kesehatan, tak ada salahnya mencoba layanan konsultasi kesehatan dalam jaringan atau telekonsultasi. Tidak hanya konsultasi, kamu juga bisa memesan obat dan vitamin secara online.

Untuk monitoring, tahukah kamu, AMARI menawarkan fasilitas untuk memantau kesehatan pribadi lo! Apabila dari hasil pengisian data kesehatan secara rutin ditemukan gejala yang menunjukkan potensi terinfeksi virus korona, kamu akan dihubungi oleh telemedis untuk berkonsultasi lebih jauh dan disarankan untuk ke rumah sakit terdekat. 

Sebagai penutup, apabila kamu memang harus ke rumah sakit, jangan ditunda, ya! #IngatPesanIbu, pakai masker, cuci tangan pakai sabun, dan jaga jarak!

Kontributor: Caroline Aretha M.

Referensi: 

Coronavirus (COVID-19): hospital visiting guidance. Diakses melalui https://www.gov.scot/publications/coronavirus-covid-19-hospital-visiting-guidance/ pada 14 November 2020.

Rumah Sakit Berlakukan Aturan Pendamping dan Pola Kunjungan Pasien. Diakses melalui https://radarlampung.co.id/2020/03/17/rumah-sakit-berlakukan-aturan-pendamping-dan-pola-kunjungan-pasien/ pada 10 November 2020.

What If You Have a Medical Issue That’s Not Coronavirus? Diakses melalui https://www.webmd.com/lung/doctor-hospital-visits-not-coronavirus#1 pada 10 November 2020.

Tips Antiragu ke Rumah Sakit di Kala Pandemi, Jangan Menyerah Melawan Penyakit!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *